Walau di puncak musim dingin tapi kehangatan dan keceriaan selalu terasa dimanapun mereka berada. Malam ini adalah malam special untuk kelima pemuda yang saat ini sedang berbahagia sambil bercanda bebas dengan para sahabatnya, mereka tampak sangat bahagia, tawa lepas dan bebas menghangatkan suasana disaat terdingin di musim ini.
JJ : (melirik HP nya, membaca SMS yang baru saja dia terima, terdiam sejenak lalu menutup HP nya, kembali bercanda bersama sahabatnya) “Hahahahahahaha”
CM : “o iaaa Hyung...liburan ini kalian akan kemana?” (sambil memasukan potongan besar Kue tart kemulutnya)
YH : “Home sweet home....hahaha, kau?” (menenggak kopi hangatnya)
CM : (menggeleng) “Molla~”
JJ : “paling-paling kau berwisata kuliner, kan?”
CM : “hahaha...itu sudah pasti!” (sekarang memasukan potongan steak ke mulutnya)
YC : “aku akan membantu Yoohwan di Time Out...kau, Su?” (menyenggol bahu JunSu yang dari tadi mengetik SMS)
JS : “ah...hmmm...aku ikut kau saja lah, Chun...” (menjawab YC tanpa melepaskan pandangannya dari layar HP nya)
***
Di apartment mereka
JS : (Keluar lift) “huaaaaaaah....aku ngantuk sekali...kalian jangan berisik ya...” (berjalan mendahului teman-temannya)
CM : (mengejar JS lalu merangkulnya kasar) “haaaaaaa...memangnya siapa yang malam-malam suka membangunkan seluruh kota dengan teriakan nyaring super Garing mu itu, ha? Hahaha...” (tertawa sambil setengah berlari menghindari jitakan JS)
YH : “aku juga lelah sekali...hoaaaahm...” (merentangkan tangannya lalu mendaratkan tangan kanannya di pundak JJ dan tangan kirinya dipundak YC) “kalian juga...istirahat...”
JJ : (hanya tersenyum tipis)
YC : (tersenyum lalu balas merangkul YH)
***
Dikamar masing-masing
JS : (mengambil HP nya dan membaca SMS JJ lagi) “liburan ini kita ke China...apa kau setuju?” (berpikir) “entahlah...” (mengetik SMS) “kita ajak YunHo, ChangMin dan YooChun, Hyung...” (matanya sangat berat, dia tidak sanggup menunggu SMS balasan dari JJ lalu dia tertidur begitu saja)
YH : “hmmm...baru tahun ini...kita berlima liburan terpisah lama...aku bingung mo menghabiskan liburan ini kemana....hhhh...” (merebahkan tubuhnya, berbalik lalu mengambil surat yang diberikan seorang produser film kepadanya tadi siang) “hmmm...sebaiknya kuterima apa tidak ya, tawarannya?” (membaca isinya, tapi matanya tak sanggup lagi menahan kantuk) “hoaaaaahm,,,,” (terlelap)
YC : (membuka laptopnya) “hhhh...lagu ini...milikku dan Jejung hyung...tapi...agak sepi kalau hanya kami berdua yang menyanyikannya...hhhh...” (memutar lagu yang baru selesai dia dan JJ kompose) “hhhhhaaaaaaah....” (tanpa sadar dia tertidur dimeja kerjanya dan musiknya pun dibiarkan begitu saja)
CM : (berbaring menatap langit-langit kamarnya, lama, sambil melamun, terngiang kata-kata orang majalah tadi siang) “apa benar...aku akan selalu ada dalam bayang-bayang mereka berempat bila terus bersama dengan mereka?.....tapi mereka itu....jiwaku...bagaimana mungkin aku meninggalkan mereka...hhhh...” (memejamkan matanya dan terlelap)
JJ : (membaca email yang dia terima dari salah satu direktur perusahaan besar) “hmmm...kau benar...diusiaku saat ini sudah saat nya harus memikirkan masa depan dan harus menginvestasikan sebagian penghasilanku” (berpikir sambil berbaring nyaman diantara banyak bantal-bantal empuk dan selimut tebal, perasaan hangat dan nyaman membuatnya sulit terjaga)
***
Di Incheon
5 DB : (meletakan tangan masing-masing diatas tangan sahabatnya) “ganbatte!!! Hahahaha...happy holiday!!!! Hahahaha”
JJ : “see You next yeaaaar....hahahahaha” (pergi sambil melambaikan tangannya)
YC : “yosh....sayonara mina...hahaha, don’t miss me, ok?!! Hahahahaha...” (bercanda lalu pergi)
JS : (memeluk YH dan CM) “jaga diri kalian...jangan sakit...happy new year...” (pergi)
CM : “yup....ok Hyung...sekarang giliran aku....” (memeluk YH) “happy new year...” (pergi)
YH : “kalian benar-benar pergi....hhhh....” (melambaikan tangannya lemas ke keempat sahabatnya) “Happpppppy New yeaaaar.....kalian harus cepat kembaliiiii yaaaaaa!!!!!” (teriak)
YC,JJ,JS CM : (yang masih bisa mendengar suara YH dari jarak itu, melambaikan tangan mereka tanpa berbalik dan melihat YH yang hampir menangis)
YC : “jangan membuat ku berlari kembali untuk memelukmu dan membatalkan rencana liburanku Hyung....hiks...” (terus berjalan)
JS : “hikkks...kenapa kau berteriak seperti kami tidak akan kembali?” (berjalan sambil menghapus airmatanya)
JJ : “Hya...pabo ya? Mana mungkin aku tidak kembali....hhh...” (menggigit bibirnya menahan airmatanya)
CM : “hhhh...sudah kubilang....aku tidak akan menoleh kebelakang walau kalian memanggilku...karena aku tahu aku tidak akan bisa pergi bila melihat wajah kalian lagi....haizzz...” (berjalan cepat)
***
Malamnya
YH : (mendial nomor di HP nya) “hyaaaaaa....kemana siiiy dia...kenapa di non aktifkan....?!” (mencoba mendial nomor yang lain) “ah...hai...ChangMin~a...kau baik-baik saja?”
CM : “iaaaa...kau ini Hyung...baru setengah hari pisah dariku....sudah rindu setengah mati begini...hahahaha”
YH : “haizzzz...oke lah...aku tenang kau baik-baik saja...hmmm...ChangMin~a...apa Jejung Hyung ada menghubungimu?”
CM : (bingung) “anni~...hmmm...mungkin dia terlalu lelah dan lupa untuk menyalakan HP nya kembali”
YH : (mengangguk-angguk) “benar juga...ya sudah deh...jaga kesehatanmu...Happy new Year...” (click, lalu mendial nomor lainnya) “hhhhh....kenapa tidak aktif juga...” (mendial nomor lainnya lagi) “eh?....hhhh....kenapa tidak diangkat-angkat?” (beberapa saat, melihat HP nya dan membaca SMS disana) “heeeeeeeeh?” [gwanchana?nuguya?YunHo?] “dasar paboooo...memangnya dia tidak simpan nomor ku?” (mengetik SMS balasan) [Hya!!!JunSu ya!!!pabo...memangnya kau tidak simpan nomor ku? YunHo!]
JS : [hahaha...habis HP ku yang biasanya rusak, jadi aku pinjam JunHo hyung....hahaha]
***
Liburan pun usai, mereka kembali disibukan dengan acara mereka, malam itu di apartment, seperti biasa setelah lelah seharian mereka berkumpul untuk bersantai di balkon sambil berbagi pikiran.
YH : (meminum jus kalengnya) “hmmm...aku...sudah menerima tawaran untuk bermain drama...mungkin akhir tahun ini...drama itu akan rilis...bagaimana menurut kalian?...hmm...hajiman...mianhae...aku memutuskannya tanpa bertanya pada kalian dulu...”
JJ : (tersenyum lalu menenggak bir kalrngnya) “kita semua bebas menentukan langkah kita, kan?” (menatap 4 sahabatnya)
CM : “maksudmu, Hyung?” (menatap JJ yang tidak seperti biasa, JJ terlihat lebih dewasa, diam dan hati-hati)
JJ : “aku....hmmm...maksudku...kami bertiga...” (menunjuk dirinya, JS dan YC) “memulai bisnis baru...bagus untuk investasi masa depan...” (tersenyum garing)
All : (menatap JJ dingin)
JJ : “hmmm...kau YunHo...hmmm kau juga ChangMin...kalau kalian ingin bergabung....ayo...”
YH : “akan kupikirkan...hahaha...” (berusaha mencairkan suasana)
CM : “haaaa...aku tidak mengerti bidang seperti itu....nanti kau ajari aku ya, hyung...hehehe” (menyuap mie nya)
JJ : “choaaaa...aku kan ahli bisnis...hahaha”
YC+JS : (hanya tertawa bingung)
***
Keesokannya
JJ : (matanya terasa berputar, hatinya seaakan ditusuk ribuan belati saat dia mendengar tuntutan dari segala arah, dia tidak begitu mengerti apa yang mereka semua tuntut darinya, yang dia tahu, dia hanya menginvestasikan sejumlah uangnya, juga uang JunSu dan YooChun, bukan untuk mengkhianati dan melanggar apapun)
JS : (menggenggam erat tangan YC yang mendingin) “gwanchana...”
YH : (bingung, dia tidak mengerti sama sekali masalah yang menimpa sahabat-sahabatnya)
CM : (menunduk, mencoba mencerna, apa yang sebenarnya yang sedang menimpa kelompoknya)
***
Akhirnya keputusan diambil, mereka di ‘cutikan’ dari kegiatan kelompok, mereka pun dipisahkan tapi mereka masih bisa saling menghubungi walau diam-diam.
JJ : (menelpon YH, hanya meninggalkan pesan, karena HP YH tidak aktif) “YunHo....besok aku dan YooChun akan ke Jepang....JunSu akan mamulai latihannya untuk pertunjukan musikalnya...walaupun kau sibuk dengan dramamu...jangan lupa makan, jaga kesehatanmu...sampaikan juga salamku untuk ChangMin..bye”
YC : (menatap JJ sambil merapikan pakaiannya ke koper)
***
CM : (bergaya didepan kamera, gayanya yang elegan membuatnya makin bersinar didunia modeling, sebenarnya dia menyembunyikan butiran airmata dalam hatinya) “Hyung.........lebih baik aku tetap berada dalam bayangan kalian daripada aku berdiri tanpa jiwa seperti ini....” (teriaknya dalam hati)
***
JS : (berlatih keras dan berusaha berbaur dengan orang-orang baru tanpa 4 belahan jiwanya, sesekali pandangannya menerawang jauh) “aku rindu bekerja bersama kalian berempat....cepat kembali...” (bisik nya dalam hati, setiap kali rasa rindu menguasai hatinya)
***
YH : (berusaha ceria, tertawa dan professional) “hahahaha....mian...mian...salah lagi ya?” (menatap sekeliling stadion tempatnya shooting drama barunya, melihat para fans yang menyoraki nama orang lain yang dia perankan, tapi membawa bendera warna merah, membuatnya terhenyuk) “seharusnya TVXQ lah yang kalian teriakan saat ini...Jwesunghamnida....” (ratapnya dalam tawa yang mengembang)
***
Ternyata masalah ini tidak sesederhana yang mereka bayangkan, mereka tidak pernah membayangkan bahwa perpisahan ini berkelanjutan dan sampai-sampai melukai Cassiopeia mereka.
Nama TVXQ pun memudar bahkan menghilang.
Sangat menyesakan.
***
JJ : (membuka matanya, napasnya tersengal, keringatnya mengalir di pelipisnya) “hah....ha,,,hah...hhh...mimpi apa barusan?” (bergegas bangun dari tempat tidurnya dan membuka pintu)
YH : (langsung bangkit dari tidurnya, matanya terbelalak, batuk pelan) “huk...uhuk...hhhh...hhh...aku mimpi buruk....” (turun dari tempat tidurnya lalu bergegas membuka pintu kamarnya)
JS : (membuka matanya, mengedipkannya cepat, memukul pipinya) “tadi hanya mimpi, kan?” (bergegas bangkit dan keluar kamar)
CM : “Andwae!!!” (terpekik, kaget, melotot, lalu bangkit) “aku yakin yang tadi itu mimpi!!!” (keluar kamar)
YC : “haaaah...!” (kaget dan mengerjapkan matanya, kepalanya terasa berat) “Mimpi yang mengerikan!” (berlari keluar)
***
All : (saling tatap dari balik pintu kamar masing-masing, lalu saling tunjuk dengan tatapan penuh tanya)
JS : “kumohon........liburan kali ini....kita harus tetap bersama....”
All : (mengangguk)
YC : “Kalian....tidak akan saling melupakan, kan?”
All : (menggeleng)
CM : “kita akan terus bekerja bersama untuk meraih mimpi kita bersama, kan Hyung?”
All : (mengangguk)
YH : “tidak ada yang boleh memecahkan persaudaraan kita, entah itu tawaran atau apapun...”
All : (mengangguk lagi)
JJ : (maju kedepan) “ Karena kita ber LIMA adalah TVXQ!”
All : (memeluk JJ, saling merangkul) “We Are One...and never be apart....we are strong...when we are together....”
****
The End
[Xiah]
Oh When I turned back after letting you go
The white snow that fell on my shoulder looked very sad
As your appearance continues to be hazy it becomes clear
[Hero]
The memories reflected on my hazy eyes hurt so much
I tried closing them but its no use
I can't let you go, I can't let you go
I don't want another love
[Max]
The same day started yesterday
Am I laughing and living my life without you
[U-Know]
Tonight on the same day,
It feels like you are here
I'm calling you again like a fool
[Xiah]
When we'll be together,
So we can be happy
[Micky]
I will prepare everything
So come back to me as your oldself and rest
When we'll be together
[Micky]
The same day started yesterday
Am I laughing and living my life without you
[All]
Tonight on the same day,
It feels like you are here
[Xiah]
I'm calling you again like a fool
[U-Know]
One day again, I will wait for you
To come back right here
[Max]
As your oldself
[Hero]
I want to give you
All the days that are left over
[Xiah]
Where ever this heart touches, you...
[Max]
Tonight on the same day,
It feels like you are here
I'm calling you again like a fool
[Hero]
When we'll be together,
So we can be happy
[All]
I will prepare everything so as your oldself
[Micky]
Come back to me and rest
[Eng Trans_When We'll be together]
By Me^^ Dhi~



