so kawaii~!!!
Tuesday, August 31, 2010
Me, They and glasses~
I don't like to wear my sun glasses... buuuuuut........after looking their picts with the sun glasses,,I little bit more like sun glasses...
look, when we are wearing it^^ come....come...the sunshine is coming~
Look the Kawaii Chii and his glasses^___^
so kawaii~!!!
so kawaii~!!!
F.Fict one shot "Yume Wo miteta" (Genre: Friendship)
*don’t cry before you finish to read it*
You are the reason I live, the reason for my happiness
I wish to be with you forever, unconditionally
I love you so much
All the happiness in the world couldn't even compare to you.
I love my beautiful ordinary life with you
Even if I don't do anything all day,
If I'm with you I like everything.
There's no need for a specific place I like,
Because my favorite place is you.
Don't Wanna live my life any other way
There's meaning for every little thing in our perfect life
I wish to be with you forever, unconditionally
I love you so much.
All the happiness in the world couldn't even compare to you.
I love my beautiful ordinary life
I love my beautiful ordinary life
With You___(Beautiful Life By TVXQ)
***
Kota ini memang tidak pernah tidur…lampu yang gemerlap, kendaraan yang tetap ramai berlalu lalang walau jam dinding hampir menunjukan pukul 2 dini hari.
Kehilangan seorang sahabat yang selalu berbagi adalah hal yang sangat menyakitkan, terlebih saat kau mendengarnya tertawa dan berjanji untuk menghabiskan waktu bersama.
Itulah yang dirasakan seseorang yang sedang menenggak bir nya untuk kesekian puluh gelasnya di balkon sebuah apartemen yang tidak bisa dibilang mewah untuk kota besar ini.
YC : (menarik gelas JJ sebelum JJ berhasil menenggakkan birnya) “Hya…hyung…cukup,,hhh..” (kepalanya pun terasa pusing karena bir yang dia tenggak pun tidak sedikit)
JJ : (berusaha meraih gelasnya kembali dengan susah payah, karena kepalanya sangat berat dan dia merasa jiwanya hampir meninggalkan raganya karena tubuhnya sangat ringan dan sangat sulit dia kendalikan) “hhh…hyaa~!!!” BRUUKKK! (JJ jatuh dari kursinya, menunduk lama, wajahnya yang tertutup poni makin memerah) “hiks…” (airmata mulai menetes)
YC : (menolong JJ untuk kembali kekursinya) “gwanchana?”
JJ : (terlihat sangat jelas garis duka dan kehilangan diwajahnya) “hem” (mengangguk lalu tersenyum, mabuk berat) “haaa~…kau masuk saja YooChun~a…aku…hhh…ingin sendiri…” (mendorong YC masuk ke apartemennya, lalu menutup kembali pintu kaca balkon) “mianhae…YooChun~a..haha” (tersenyum, dia mabuk berat, mengambil gelasnya kembali lalu menuangkan birnya penuh) “hhhh…”
***
Sementara itu disuatu kota yang tak kalah ramai dan hidup.
CM : (menatap YH yang berhadapan dengannya yang sama-sama akan masuk keapartemen mereka) “anyeong” (sapa nya sambil mengangguk pelan tanpa senyum)
YH : (membalas salam CM hanya dengan anggukan pelan, lalu menekan kode kunci pintu yang hanya mereka berdua yang tahu dan manager mereka saat ini)
CM : (mengikuti YH masuk lalu tanpa percakapan apapun keduanya masuk kamar masing-masing tanpa menyalakan lampu ruang utama)
Yaaaah…apartemen yang dulunya ramai dan hangat, sekarang menjadi sangat dingin dan suram, tidak ada lagi tawa, canda bahkan kehebohan kecil yang membuat penghuni lain kadang ikut tersenyum membayangkan keceriaan mereka.
***
Paginya dikota tidak pernah tidur.
JS : (mengucek matanya yang masih berat dan ngantuk, membuka pintu beranda, melotot kaget dan panic saat dia melihat JJ tergeletak lemas dilantai beranda dengan sedikit busa disekitar mulutnya) “Hyung!!!!” (buru-buru membopong kepala JJ kepangkuannya lalu menepuk-nepukkan pipi JJ sambil teriak panic) “YooChun!!!!!TOLOOOOONG!!!Haaaaa~!!hiks…” (airmatanya entah kenapa ikut mengalir dan menetes dipipi JJ yang terpejam tenang)
YC : (bangkit dari tempat tidurnya, rasa kantuk dan berat dikepalanya hilang seketika saat mendengar teriakan panic JS dan isakannya) “gwanchana???” (lari kebalkon, melotot panic sambil bergegas membopong JJ lalu berlari keluar kamar)
JS : (mengikuti YC yang membopong JJ ke lift)
***
Di kota lain…
YH : (duduk sambil mengoleskan selai diatas roti tawarnya sambil melirik CM yang baru duduk didepannya sambil menatapnya dingin, tapi tersirat jelas kilatan rindu dari tatapannya yang dingin itu)
CM : (membuang muka saat YH meliriknya)
YH : (memberikan toples selai dan roti tawar ke CM, lalu menggigit rotinya yang sudah dia olesi selai) “nih…buat sendiri ya…” (masih tanpa senyum)
CM : (mengambil roti dan mulai mengolesinya)
Trrrrt…trrrrt…
YH : (mengambil HP nya) “ye hyung, mwoyeyo?” (tiba-tiba wajahnya berubah, memerah dan rahangnya mengatup keras, bibirnya bergetar menahan air mata yang akan mengalir deras dalam satu helaan napasnya) “hmmm…a…rasso…gam…sa…hamni…da, Hyung..” (suaranya bergetar dan mengecil dan sangat pelan, airmata yang dia tahan kini meneteskan butirannya yang langsung diusapnya saat dia melihat CM menatapnya bingung) “hhh…” (kembali menggigit rotinya, mengunyahnya dalam tangis yang sudah tidak bisa dia tahan) “hiks…hiks…” (terisak masih dengan roti dalam mulutnya)
CM : (meletakan rotinya lalu pindah duduk disebelah hyungnya, menyentuh bahu yang selama ini dirindukannya untuk menepuknya keras-keras dalam canda seperti dulu) “gwanchanayo, Hyung?”
YH : (menutup wajahnya, menelan semua kesedihannya, menghapus semua airmatanya, menatap tegas ke CM) “Jejung hyung koma di rumah sakit L.A…tetaplah tenang…seolah kau tidak mendengar ini didepan orang lain…arasso?” (menepuk bahu CM, lalu pergi, mengambil jaket dan kacamatanya lalu keluar) “aku duluan…ingat pesanku”
CM : (terdiam, tangannya mengepal keras menahan isakan dan tangis dalam hatinya)
***
Malam nya di L.A
JS : “Yoochun~a…aku kerumah sakit ya…kau istirahatlah…bye..” (pergi)
YC : (masih terdiam disofa) “istirahat?...ya…hati ini cukup lelah…cukup…cukup untuk semua ini…” (masuk kamar lalu duduk di meja kerjanya, menatap sesuatu berwarna metal, menggenggamnya lama dan menatapnya dalam)
***
Di RS
JS : (bengong saat melihat para suster dan dokter bergegas dengan wajah panic berlari-lari didepannya) “he?” (menghentikan seorang perawat) “what’s wrong?”
Suster: “pasien di kamar 501 dalam masa kritis…maaf saya harus cepat”
JS : (mengangguk) “hem…” (tiba-tiba melotot kaget) “kamar 501?!” (berlari cepat dan lemas, kakinya seakan tak lagi menapak dibumi ini) “hyung?” (menatap JJ dari jendela besar sambil berusaha menjaga dirinya tetap sadar saat melihat dokter menutup seluruh tubuh JJ dengan selimut putih) “an…andwae,,hiks..ANDWAE!!!!” (berlari masuk dan langsung membuka kembali selimut yang menutupi wajah JJ, menepuknya keras, airmatanya sudah tidak bisa dia tahan) “Hyuuuuung….irona…palii~!!hya!!!!hyung~a…kajima!!!hiiiiiks…Hyung!!!”
***
YC : (merebahkan dirinya tenang, menatap langit-langit kamarnya, airmatanya menetes pelan) “mianhae…” (senyumnya melepas kelelahannya selama ini, lalu memejamkan matanya perlahan)
***
JS : (lama memeluk JJ seakan tidak ingin melepasnya dan membiarkan dokter membawanya ke ruang jenazah) “hikkkss..” (matanya nanar, pandangannya jauh, tidak percaya dengan apa yang terjadi didepan matanya)
Pagi nya
JS : (tersadar, mengerjapkan matanya) “mimpi buruk…” (menatap sekelilingnya) “rumah sakit?” (bangkit dan berlari mencari dokter atau suster) “hhh…apa yang terjadi pada ku?” (bengong, airmatanya mengalir lagi saat mendengar penjelasan suster, mengambil HPnya, mendial nomor) “he? Kenapa ga di angkat?” (menutupnya lagi)
***
YC : (tertidur pulas di ranjangnya, wajahnya sangat damai dengan senyuman tapi bekas tetesan airmata masih sangat terlihat dimatanya)
JS : (masuk apartemennya, suasana hatinya sangat sedih perasaanya sangat hancur, dia ingin cepat-cepat memeluk YC satu-satunya sahabat di dekatnya saat ini, membuka kamar YC, terduduk lemas dilantai samping tempat tidur YC, menelungkupkan kepalanya ke dada YC yang terbaring, menggenggam erat tangan kiri YC yang terjulur ke JS dan sedikit lengket) “waeyo YooChun~a??hiks…hiks…” (menatap wajah YC yang tertidur damai) “terlalu lelah kah hatimu?” (matanya buram karena airmata saat menatap pergelangan YC yang penuh darah yang masih hangat tapi sudah mulai berhenti mengalir)
***
YH : (menatap dalam sepasang mata itu yang menatapnya kosong tanpa ekspresi, tidak ada lagi kilatan jahil dan keceriaan seperti yang selalu terpancar dari mata itu, bahkan senyum yang selalu terukir di wajah itu sudah hilang bersama jiwanya) “mianhae…” (menunduk tapi tidak menangis, hatinya sangat sakit sampai airmata sudah tidak sanggup keluar untuk mengurangi sakit itu)
CM : (terdiam, mengulurkan tangannya ingin memeluk orang yang selalu berbagi tawa dengannya, tapi saat ini jangankan suara tawanya yang bisa membuat orang lainpun tertawa, sinar mata kehidupan dari mata yang menatap lurus entah kemana itu pun sudah hilang) “hyung…mianhae…hiks…” (terisak)
JS : (mendorong CM, ketakutan, teriak) “odi?odika?...hiks...YooChun odieso??..Jejung hyung?...kajima...AAAA~!...takut...aku takut...haaa~!!hhh...hiks...” (ketakutan, meringkuk dipojok kamarnya)
YH : (menggigit bibirnya, menahan sakit dihati dan tenggorokannya) ”mianhae...JunSu~a!!!” (suaranya bergetar hebat)
CM : (berlari keluar, tidak tahan melihat sahabatnya seperti itu, tidak peduli air mata yang deras mengalir)
***
YH : (berpamitan pada keluarga JS, masuk mobil lalu mulai memacu mobilnya, sepanjang perjalanan pikirannya kacau, penyesalan dan kata andaikan sudah tidak berguna untuk diucapkan)
Trrrt...Trrrt...
YH : ”Nhe, mwoeyo hyung?” (diam cukup lama, matanya terpejam sesaat, dibukanya saat tetesan airmata membuatnya semakin panas) ”andwae...” (bisiknya dalam tangis, dia tidak percaya sahabat yang selama ini sudah dia anggap sebagai adik bungsu dalam ’keluarga’ itu meninggalkannya tepat saat dia sangat takut dengan kata kehilangan, pikirannya sudah tidak berada dalam otaknya lagi)
*Flash Back*
CM : (mengambil helm, berjalan menuju motor yang tidak pernah dia gunakan, duduk diatasnya, memakai helmnya menyembunyikan tangisnya, memutar kunci lalu menjalankan motornya, pikirannya sangat kacau, terputar lagi kenangan penuh senyum, tawa dan kebahagiaan yang hanya bagai mimpi indah dalam tidurnya yang singkat, saat dia terbangun hanya kenyataan yang pahit, matanya semakin buram oleh airmata yang tidak bisa dia hapus, sakit didadanya memacu dirinya untuk menancap gas sekencang-kencangnya, kendaraan lain seakan berhenti karena motornya yang melesat cepat, tiba-tiba melotot kaget melihat benda besar yang juga bergerak cepat dari arah berlawanan) ”AAAAAAAA~!!!”
BRAKKKKK!!CkiiiiiiiiiiiiiiiiiTT...DuARRRRR!!!
Suara ledakan akibat tabrakan itu terdengar seperti ledakan emosi dalam jiwa yang kecewa, marah dan kehilangan.
***
Trrrt...trrrrt...
YH : (meraih HP nya, otaknya belum bisa mengembalikan pikirannya) ”jangan telpon lagi...aku tau...aku akan kesa..” (terdiam mendengar seseorang terisak dalam sapa yang bergetar)
JH : ”mi....anhe...aku tidak...hiksss..tidak akan menelponmu lagi....hanya untuk kali ini...hiks...tolong maafkan semua kesalahan...hiiiks..hikss...adik ku...hiks...biarkan dia pergi dengan tenang...hiks...selamat malam YunHo ssi...” (Klik)
*Flash Back*
JS : (menatap kepergian YH, lama, mengejar mobil YH yang mulai menjauh, terus berlari mengejar mobil YH, berhenti, mengatur napasnya) ”kajjima...mianhae...hhh...hhh...KAJJIMAAAAAA!!!!” (teriakannya membuat JunHo yang mengikutinya menutup telinganya) ”hiks...hiks...kenapa semua pergi???” (pikirannya sudah tidak bekerja dengan baik, menoleh cepat menatap pembatas jalan yang langsung menuju tebing) ”YooChun~a...Jejung hyung...aku tidak ingin kalian tinggal...aku ikut...tungguuuuu akuuuu...” (berlari sambil berlari sangat cepat dan loncat melewati pembatas jalan itu)
JunHO : (berlari secepat-cepatnya tapi tangannya gagal meraih tubuh adiknya yang terbang menyusul belahan jiwanya yang lebih dulu terbang meninggalkannya) ”JunnnnnSuuuuuu!!!!AnDWAEEEE!!!”
***
YH : (terdiam, HP nya jatuh, jiwanya entah melayang kemana) ”JunSu?...apa lagi ini?ha?” (matanya menggelap, sakit yang begitu menusuk mencabik bahkan sekarang menarik paksa hatinya keluar dari dadanya) ”ha?hiiiiks...hiksss...wae?hiks..” (tidak lagi memperhatikan kemana arah mobilnya menuju) ”aaaaaah!” (panik saat mobilnya tidak bisa dia kendalikan waktu ditikungan Fly over yang lebih dari 20 meter di atas tanah) ”hhhhh...” (pasrah, airmatanya mengalir saat dia memejamkan matanya, terbuka lagi lalu tersenyum, mobilnya melayang dari atas fly over membawa pergi semua duka yang YunHo rasakan)
BRAKKKKKKK!!!! BuuuuM!!Suara debuman dahsyat saat mobilnya mendarat di jalan raya bawah fly over itu.
****
YH : (mengerjapkan matanya, silau) ”he?” (tidak percaya)
JJ : (tersenyum diatas wajahnya) ”hya!!! Kau ini lama sekali...hahaha...bangun cepppppaaaat!!!” (menarik tangan YH untuk bergabung dengan YC, JS dan CM yang sedang asik makan, minum dan bercanda dibawah pohon kenangan mereka) *inget pohon di FF special B’day YH*
YH : (menatap JJ bingung) ”loh? No...gwanchana?”
JJ : (balas menatap YH dengan tersenyum) ”wae?...kajja palliga!!” (menarik YH dan berlari)
YH : (menatap sahabat-sahabatnya yang sedang tertawa bahagia, wajah yang sangat dia rindukan, tersenyum lalu berlari memeluk mereka) ”Bogoshippo!!!!”
All : ”he????? Waeyo???hahahaha......kita kan selalu bersama....hahaha...”
CM : (masih mengunyah bolu coklat) ”hahahaha...hyung...hyung...seperti udah lama ga ketemu aja...uhuk...uhuk,,uhuk...a...a...air..uhuk..”
All : (Tertawa puas melihat CM keselek)
JJ : (menyerahkan segelas teh) ”makanya....ditelen dulu, Min!!!hahaha...”
All : ”hahahahaha~~~!”
***
TT____TT
Untuk akhir cerita, silahkan pilih masing-masing...apa semua itu Cuma mimpi nya YH yang tertidur saat ultahnya dibawah pohon kenangan mereka *Read F.Fict special B’day YH* atau memang itu yang terjadi di alam nyata, dan YH berkumpul kembali dengan 4 sahabatnya lagi di ’langit’ nya...atau???...terserah...silahkan lanjutkan dengan imajinasi masing-masing...
You are the reason I live, the reason for my happiness
I wish to be with you forever, unconditionally
I love you so much
All the happiness in the world couldn't even compare to you.
I love my beautiful ordinary life with you
Even if I don't do anything all day,
If I'm with you I like everything.
There's no need for a specific place I like,
Because my favorite place is you.
Don't Wanna live my life any other way
There's meaning for every little thing in our perfect life
I wish to be with you forever, unconditionally
I love you so much.
All the happiness in the world couldn't even compare to you.
I love my beautiful ordinary life
I love my beautiful ordinary life
With You___(Beautiful Life By TVXQ)
***
Kota ini memang tidak pernah tidur…lampu yang gemerlap, kendaraan yang tetap ramai berlalu lalang walau jam dinding hampir menunjukan pukul 2 dini hari.
Kehilangan seorang sahabat yang selalu berbagi adalah hal yang sangat menyakitkan, terlebih saat kau mendengarnya tertawa dan berjanji untuk menghabiskan waktu bersama.
Itulah yang dirasakan seseorang yang sedang menenggak bir nya untuk kesekian puluh gelasnya di balkon sebuah apartemen yang tidak bisa dibilang mewah untuk kota besar ini.
YC : (menarik gelas JJ sebelum JJ berhasil menenggakkan birnya) “Hya…hyung…cukup,,hhh..” (kepalanya pun terasa pusing karena bir yang dia tenggak pun tidak sedikit)
JJ : (berusaha meraih gelasnya kembali dengan susah payah, karena kepalanya sangat berat dan dia merasa jiwanya hampir meninggalkan raganya karena tubuhnya sangat ringan dan sangat sulit dia kendalikan) “hhh…hyaa~!!!” BRUUKKK! (JJ jatuh dari kursinya, menunduk lama, wajahnya yang tertutup poni makin memerah) “hiks…” (airmata mulai menetes)
YC : (menolong JJ untuk kembali kekursinya) “gwanchana?”
JJ : (terlihat sangat jelas garis duka dan kehilangan diwajahnya) “hem” (mengangguk lalu tersenyum, mabuk berat) “haaa~…kau masuk saja YooChun~a…aku…hhh…ingin sendiri…” (mendorong YC masuk ke apartemennya, lalu menutup kembali pintu kaca balkon) “mianhae…YooChun~a..haha” (tersenyum, dia mabuk berat, mengambil gelasnya kembali lalu menuangkan birnya penuh) “hhhh…”
***
Sementara itu disuatu kota yang tak kalah ramai dan hidup.
CM : (menatap YH yang berhadapan dengannya yang sama-sama akan masuk keapartemen mereka) “anyeong” (sapa nya sambil mengangguk pelan tanpa senyum)
YH : (membalas salam CM hanya dengan anggukan pelan, lalu menekan kode kunci pintu yang hanya mereka berdua yang tahu dan manager mereka saat ini)
CM : (mengikuti YH masuk lalu tanpa percakapan apapun keduanya masuk kamar masing-masing tanpa menyalakan lampu ruang utama)
Yaaaah…apartemen yang dulunya ramai dan hangat, sekarang menjadi sangat dingin dan suram, tidak ada lagi tawa, canda bahkan kehebohan kecil yang membuat penghuni lain kadang ikut tersenyum membayangkan keceriaan mereka.
***
Paginya dikota tidak pernah tidur.
JS : (mengucek matanya yang masih berat dan ngantuk, membuka pintu beranda, melotot kaget dan panic saat dia melihat JJ tergeletak lemas dilantai beranda dengan sedikit busa disekitar mulutnya) “Hyung!!!!” (buru-buru membopong kepala JJ kepangkuannya lalu menepuk-nepukkan pipi JJ sambil teriak panic) “YooChun!!!!!TOLOOOOONG!!!Haaaaa~!!hiks…” (airmatanya entah kenapa ikut mengalir dan menetes dipipi JJ yang terpejam tenang)
YC : (bangkit dari tempat tidurnya, rasa kantuk dan berat dikepalanya hilang seketika saat mendengar teriakan panic JS dan isakannya) “gwanchana???” (lari kebalkon, melotot panic sambil bergegas membopong JJ lalu berlari keluar kamar)
JS : (mengikuti YC yang membopong JJ ke lift)
***
Di kota lain…
YH : (duduk sambil mengoleskan selai diatas roti tawarnya sambil melirik CM yang baru duduk didepannya sambil menatapnya dingin, tapi tersirat jelas kilatan rindu dari tatapannya yang dingin itu)
CM : (membuang muka saat YH meliriknya)
YH : (memberikan toples selai dan roti tawar ke CM, lalu menggigit rotinya yang sudah dia olesi selai) “nih…buat sendiri ya…” (masih tanpa senyum)
CM : (mengambil roti dan mulai mengolesinya)
Trrrrt…trrrrt…
YH : (mengambil HP nya) “ye hyung, mwoyeyo?” (tiba-tiba wajahnya berubah, memerah dan rahangnya mengatup keras, bibirnya bergetar menahan air mata yang akan mengalir deras dalam satu helaan napasnya) “hmmm…a…rasso…gam…sa…hamni…da, Hyung..” (suaranya bergetar dan mengecil dan sangat pelan, airmata yang dia tahan kini meneteskan butirannya yang langsung diusapnya saat dia melihat CM menatapnya bingung) “hhh…” (kembali menggigit rotinya, mengunyahnya dalam tangis yang sudah tidak bisa dia tahan) “hiks…hiks…” (terisak masih dengan roti dalam mulutnya)
CM : (meletakan rotinya lalu pindah duduk disebelah hyungnya, menyentuh bahu yang selama ini dirindukannya untuk menepuknya keras-keras dalam canda seperti dulu) “gwanchanayo, Hyung?”
YH : (menutup wajahnya, menelan semua kesedihannya, menghapus semua airmatanya, menatap tegas ke CM) “Jejung hyung koma di rumah sakit L.A…tetaplah tenang…seolah kau tidak mendengar ini didepan orang lain…arasso?” (menepuk bahu CM, lalu pergi, mengambil jaket dan kacamatanya lalu keluar) “aku duluan…ingat pesanku”
CM : (terdiam, tangannya mengepal keras menahan isakan dan tangis dalam hatinya)
***
Malam nya di L.A
JS : “Yoochun~a…aku kerumah sakit ya…kau istirahatlah…bye..” (pergi)
YC : (masih terdiam disofa) “istirahat?...ya…hati ini cukup lelah…cukup…cukup untuk semua ini…” (masuk kamar lalu duduk di meja kerjanya, menatap sesuatu berwarna metal, menggenggamnya lama dan menatapnya dalam)
***
Di RS
JS : (bengong saat melihat para suster dan dokter bergegas dengan wajah panic berlari-lari didepannya) “he?” (menghentikan seorang perawat) “what’s wrong?”
Suster: “pasien di kamar 501 dalam masa kritis…maaf saya harus cepat”
JS : (mengangguk) “hem…” (tiba-tiba melotot kaget) “kamar 501?!” (berlari cepat dan lemas, kakinya seakan tak lagi menapak dibumi ini) “hyung?” (menatap JJ dari jendela besar sambil berusaha menjaga dirinya tetap sadar saat melihat dokter menutup seluruh tubuh JJ dengan selimut putih) “an…andwae,,hiks..ANDWAE!!!!” (berlari masuk dan langsung membuka kembali selimut yang menutupi wajah JJ, menepuknya keras, airmatanya sudah tidak bisa dia tahan) “Hyuuuuung….irona…palii~!!hya!!!!hyung~a…kajima!!!hiiiiiks…Hyung!!!”
***
YC : (merebahkan dirinya tenang, menatap langit-langit kamarnya, airmatanya menetes pelan) “mianhae…” (senyumnya melepas kelelahannya selama ini, lalu memejamkan matanya perlahan)
***
JS : (lama memeluk JJ seakan tidak ingin melepasnya dan membiarkan dokter membawanya ke ruang jenazah) “hikkkss..” (matanya nanar, pandangannya jauh, tidak percaya dengan apa yang terjadi didepan matanya)
Pagi nya
JS : (tersadar, mengerjapkan matanya) “mimpi buruk…” (menatap sekelilingnya) “rumah sakit?” (bangkit dan berlari mencari dokter atau suster) “hhh…apa yang terjadi pada ku?” (bengong, airmatanya mengalir lagi saat mendengar penjelasan suster, mengambil HPnya, mendial nomor) “he? Kenapa ga di angkat?” (menutupnya lagi)
***
YC : (tertidur pulas di ranjangnya, wajahnya sangat damai dengan senyuman tapi bekas tetesan airmata masih sangat terlihat dimatanya)
JS : (masuk apartemennya, suasana hatinya sangat sedih perasaanya sangat hancur, dia ingin cepat-cepat memeluk YC satu-satunya sahabat di dekatnya saat ini, membuka kamar YC, terduduk lemas dilantai samping tempat tidur YC, menelungkupkan kepalanya ke dada YC yang terbaring, menggenggam erat tangan kiri YC yang terjulur ke JS dan sedikit lengket) “waeyo YooChun~a??hiks…hiks…” (menatap wajah YC yang tertidur damai) “terlalu lelah kah hatimu?” (matanya buram karena airmata saat menatap pergelangan YC yang penuh darah yang masih hangat tapi sudah mulai berhenti mengalir)
***
YH : (menatap dalam sepasang mata itu yang menatapnya kosong tanpa ekspresi, tidak ada lagi kilatan jahil dan keceriaan seperti yang selalu terpancar dari mata itu, bahkan senyum yang selalu terukir di wajah itu sudah hilang bersama jiwanya) “mianhae…” (menunduk tapi tidak menangis, hatinya sangat sakit sampai airmata sudah tidak sanggup keluar untuk mengurangi sakit itu)
CM : (terdiam, mengulurkan tangannya ingin memeluk orang yang selalu berbagi tawa dengannya, tapi saat ini jangankan suara tawanya yang bisa membuat orang lainpun tertawa, sinar mata kehidupan dari mata yang menatap lurus entah kemana itu pun sudah hilang) “hyung…mianhae…hiks…” (terisak)
JS : (mendorong CM, ketakutan, teriak) “odi?odika?...hiks...YooChun odieso??..Jejung hyung?...kajima...AAAA~!...takut...aku takut...haaa~!!hhh...hiks...” (ketakutan, meringkuk dipojok kamarnya)
YH : (menggigit bibirnya, menahan sakit dihati dan tenggorokannya) ”mianhae...JunSu~a!!!” (suaranya bergetar hebat)
CM : (berlari keluar, tidak tahan melihat sahabatnya seperti itu, tidak peduli air mata yang deras mengalir)
***
YH : (berpamitan pada keluarga JS, masuk mobil lalu mulai memacu mobilnya, sepanjang perjalanan pikirannya kacau, penyesalan dan kata andaikan sudah tidak berguna untuk diucapkan)
Trrrt...Trrrt...
YH : ”Nhe, mwoeyo hyung?” (diam cukup lama, matanya terpejam sesaat, dibukanya saat tetesan airmata membuatnya semakin panas) ”andwae...” (bisiknya dalam tangis, dia tidak percaya sahabat yang selama ini sudah dia anggap sebagai adik bungsu dalam ’keluarga’ itu meninggalkannya tepat saat dia sangat takut dengan kata kehilangan, pikirannya sudah tidak berada dalam otaknya lagi)
*Flash Back*
CM : (mengambil helm, berjalan menuju motor yang tidak pernah dia gunakan, duduk diatasnya, memakai helmnya menyembunyikan tangisnya, memutar kunci lalu menjalankan motornya, pikirannya sangat kacau, terputar lagi kenangan penuh senyum, tawa dan kebahagiaan yang hanya bagai mimpi indah dalam tidurnya yang singkat, saat dia terbangun hanya kenyataan yang pahit, matanya semakin buram oleh airmata yang tidak bisa dia hapus, sakit didadanya memacu dirinya untuk menancap gas sekencang-kencangnya, kendaraan lain seakan berhenti karena motornya yang melesat cepat, tiba-tiba melotot kaget melihat benda besar yang juga bergerak cepat dari arah berlawanan) ”AAAAAAAA~!!!”
BRAKKKKK!!CkiiiiiiiiiiiiiiiiiTT...DuARRRRR!!!
Suara ledakan akibat tabrakan itu terdengar seperti ledakan emosi dalam jiwa yang kecewa, marah dan kehilangan.
***
Trrrt...trrrrt...
YH : (meraih HP nya, otaknya belum bisa mengembalikan pikirannya) ”jangan telpon lagi...aku tau...aku akan kesa..” (terdiam mendengar seseorang terisak dalam sapa yang bergetar)
JH : ”mi....anhe...aku tidak...hiksss..tidak akan menelponmu lagi....hanya untuk kali ini...hiks...tolong maafkan semua kesalahan...hiiiks..hikss...adik ku...hiks...biarkan dia pergi dengan tenang...hiks...selamat malam YunHo ssi...” (Klik)
*Flash Back*
JS : (menatap kepergian YH, lama, mengejar mobil YH yang mulai menjauh, terus berlari mengejar mobil YH, berhenti, mengatur napasnya) ”kajjima...mianhae...hhh...hhh...KAJJIMAAAAAA!!!!” (teriakannya membuat JunHo yang mengikutinya menutup telinganya) ”hiks...hiks...kenapa semua pergi???” (pikirannya sudah tidak bekerja dengan baik, menoleh cepat menatap pembatas jalan yang langsung menuju tebing) ”YooChun~a...Jejung hyung...aku tidak ingin kalian tinggal...aku ikut...tungguuuuu akuuuu...” (berlari sambil berlari sangat cepat dan loncat melewati pembatas jalan itu)
JunHO : (berlari secepat-cepatnya tapi tangannya gagal meraih tubuh adiknya yang terbang menyusul belahan jiwanya yang lebih dulu terbang meninggalkannya) ”JunnnnnSuuuuuu!!!!AnDWAEEEE!!!”
***
YH : (terdiam, HP nya jatuh, jiwanya entah melayang kemana) ”JunSu?...apa lagi ini?ha?” (matanya menggelap, sakit yang begitu menusuk mencabik bahkan sekarang menarik paksa hatinya keluar dari dadanya) ”ha?hiiiiks...hiksss...wae?hiks..” (tidak lagi memperhatikan kemana arah mobilnya menuju) ”aaaaaah!” (panik saat mobilnya tidak bisa dia kendalikan waktu ditikungan Fly over yang lebih dari 20 meter di atas tanah) ”hhhhh...” (pasrah, airmatanya mengalir saat dia memejamkan matanya, terbuka lagi lalu tersenyum, mobilnya melayang dari atas fly over membawa pergi semua duka yang YunHo rasakan)
BRAKKKKKKK!!!! BuuuuM!!Suara debuman dahsyat saat mobilnya mendarat di jalan raya bawah fly over itu.
****
YH : (mengerjapkan matanya, silau) ”he?” (tidak percaya)
JJ : (tersenyum diatas wajahnya) ”hya!!! Kau ini lama sekali...hahaha...bangun cepppppaaaat!!!” (menarik tangan YH untuk bergabung dengan YC, JS dan CM yang sedang asik makan, minum dan bercanda dibawah pohon kenangan mereka) *inget pohon di FF special B’day YH*
YH : (menatap JJ bingung) ”loh? No...gwanchana?”
JJ : (balas menatap YH dengan tersenyum) ”wae?...kajja palliga!!” (menarik YH dan berlari)
YH : (menatap sahabat-sahabatnya yang sedang tertawa bahagia, wajah yang sangat dia rindukan, tersenyum lalu berlari memeluk mereka) ”Bogoshippo!!!!”
All : ”he????? Waeyo???hahahaha......kita kan selalu bersama....hahaha...”
CM : (masih mengunyah bolu coklat) ”hahahaha...hyung...hyung...seperti udah lama ga ketemu aja...uhuk...uhuk,,uhuk...a...a...air..uhuk..”
All : (Tertawa puas melihat CM keselek)
JJ : (menyerahkan segelas teh) ”makanya....ditelen dulu, Min!!!hahaha...”
All : ”hahahahaha~~~!”
***
TT____TT
Untuk akhir cerita, silahkan pilih masing-masing...apa semua itu Cuma mimpi nya YH yang tertidur saat ultahnya dibawah pohon kenangan mereka *Read F.Fict special B’day YH* atau memang itu yang terjadi di alam nyata, dan YH berkumpul kembali dengan 4 sahabatnya lagi di ’langit’ nya...atau???...terserah...silahkan lanjutkan dengan imajinasi masing-masing...
Sunday, August 29, 2010
~My Story About You~
Many years ago, when I lost my best friend, you came with your song.
Your beautiful harmony fill my empty life, color my pale life, warm my cold heart and coz of you I can find n meet my new best friends called Cassiopeia^^
listen to you.......know you......watch you.......make me 'LOVING YOU' ^^
"Thousands stars shine in the sky...but only 5 stars I can see clearly, Those are You^^"
you always make me happy and keep me 'Fighting' in my life~ but once you made me cry...........when you confirmed to stop the group activities..T_T..
BUT...Me and Friends will NEVER STOP to support you~
here we are...cheer you up(^___^)/...
they are some of members of the Fans Group which I created in one of Friendship site~
even we didn't know each other...and we come from different place, town...even country! we are so united because of you^^...
Now I have found my new best friends even new dongsaeng and onnie....hahahaha....even oppa~
To be continued
hehehe~
Your beautiful harmony fill my empty life, color my pale life, warm my cold heart and coz of you I can find n meet my new best friends called Cassiopeia^^

listen to you.......know you......watch you.......make me 'LOVING YOU' ^^
"Thousands stars shine in the sky...but only 5 stars I can see clearly, Those are You^^"
you always make me happy and keep me 'Fighting' in my life~ but once you made me cry...........when you confirmed to stop the group activities..T_T..BUT...Me and Friends will NEVER STOP to support you~
here we are...cheer you up(^___^)/...
even we didn't know each other...and we come from different place, town...even country! we are so united because of you^^...
Now I have found my new best friends even new dongsaeng and onnie....hahahaha....even oppa~
To be continuedhehehe~
Saturday, August 28, 2010
Kawaii Couples~^,^
Chinen, Yamada n School~
This the J-Stars School...Horikoshi Gakuen~!
J-idolz ever been here >>
Yamapi~
Jun~

Ikuta Toma~
Teppei~

and many more~~~~~~
And Now......the Most beautiful creatures in Horikoshi Gakuen ^o^

Yamada Ryosuke ^^

Chinen^^

Really wanna school there~^o^~
but.....fyuuuuh~ even we are there we can't be with them easily(>.<)o...coz the RULEZ are very tight! (=,=)"...*dark~*
Yamapi~
Jun~
Ikuta Toma~
Teppei~
and many more~~~~~~
And Now......the Most beautiful creatures in Horikoshi Gakuen ^o^
Yamada Ryosuke ^^
Chinen^^

Really wanna school there~^o^~
but.....fyuuuuh~ even we are there we can't be with them easily(>.<)o...coz the RULEZ are very tight! (=,=)"...*dark~*
Subscribe to:
Posts (Atom)










