Tuesday, September 21, 2010

F.Fict 'W' To Friends (one Shot)

Late at night
The stars formed letters
I believe till today that it wasn’t a coincidence
In the same darknessat the same distance
Always drawing the W
To make you able to see,
it will shine even brighter
Keep in mind that I love you
Certainly,
One day we will meet again
Close the eyes to think of you
Your position It is still the same yours as before
Only wish that you’ll be very happy
The dream of our future
We will ascend the ladder step by step
Waiting for you
Certainly,
One day we will meet again
Close the eyes to think of you
Your position
It was still the same you as before
Until the day we meet
We will protect your place
Because we believe that we are able to smile with you again
Even as time passes by
Even if the road ahead will be more painful
You will always be Our Pride…
(EnglishTrans_‘W’ to Friend_by J.Y.J of TVXQ)


*Flash back*

JJ : (tersenyum lebar, memakai sunglasses nya, merentangkan tangannya sambil berputa norak) “ha…..hahahaha~!! Harajuku!!...hahaha~!! udah lama aku ingin ke tempat ramai ini!!!”

YH : ”hyaaaaa...pakai masker mu, paboo~!” (merangkul leher Jejung dari arah berlawanan lalu menariknya, sehingga JJ terseret mundur)

JJ : (meronta) ”hya!!! Apu...ap’uda YunHo~a!!!!” (kesel)

YC : (dengan santainya memotret kejadian itu sambil terkekeh geli)

JS : (tertawa, mengejar JJ dan YH lalu menyerahkan masker JJ yang dia pungut karena dilempar JJ)

CM : (menghela napas memperhatikan kelakuan konyol hyung-hyung nya, lalu berjalan menyusul mereka sambil memasukan dua takoyaki sekaligus kedalam mulutnya)

All : (bengong didepan toko pernak-pernik khas harajuku)

YC : ”kajja~” (masuk ke toko itu)

CM : (masih mengunyah takoyaki) ”hmmm...choa..”

JJ : (melepas sunglasse dan maskernya) ”ha....hahaha....kajja!!”

YH : (menarik JJ kesal) ”Hya!! Hyung...pakeeee dooonk....tar kalo ketahuan orang-orang bisa gawat!! Nanti aku yang diomelin hyung nim” (memaksa JJ memakai maskernya dan sunglasses nya lagi)

JJ : (kesal, melepas maskernya) ”iaaa...arasso!! hajiman...kalo kita tetep pake ini....nanti kita disangka perampok toko...huh!, liat ChangMin....dia aja ga pake masker...” (menunjuk CM yang hanya melirik malas ke YH dan JJ)

YH : ”tapi dia kn pake kacamata nerd nya plus kupluk buluk nya itu...”

JJ : ”sama aja...awas, minggir....aku mo belanja...” (mendorong YH menjauh)

YH : (menggaruk kepalanya frustasi) ”hhhhh....”

CM : (sambil mengunyah, mengambil lembaran sticker bergambar bintang berkilauan berwarna merah) ”keren ya, hyung?” (menunjukan sticker tadi ke YooChun)


YC : (mengangguk, lalu memotret sticker tadi) ”keren...ambil saja...aku yang traktir deeeh...”

CM : (senyum lebar sampai takoyaki yang masih didalm mulutnya terlihat semua, menjijikan) ”jinja, hyung?”

YC : (memicingkan matanya geli melihat takoyaki didalam mulut CM) ”iya...iya...”

CM : ”gomawo! Hahaha....” (berbalik lalu teriak memanggil JS) ”Hyung....liat!!” (memamerkan stickernya) ”keren kan?”

JS : (mengangguk)

CM : ”YooChun hyung loooh yang beliin...hahaha”

JS : (melirik YC, manyun) ”mwo???hhuh....curang!” (berbalik pergi)

YC : (menjitak CM) ”haizzzz...” (mengejar JS) ”hya...JunSu~a...kau mau apa? Pilih aja....aku yang traktir...tapi jangan ngambek dooonk”

JS : (berhenti, tersenyum licik, lalu berbalik ) ”aaaaa...jinja???aaaahahaha...gomawo YooChun~a...hehe...” (melirik YC aneh)

YC : (bingung) ”wae?”

JS : ”chamkanman...” (pergi)

YC : (bingung, mengikuti JS) ”Muo????” (melotot melihat JS)

JS : ”aku mau ini....hehehe” (menyeret kotatsu)

JJ+YH : ”buat apa???” (kompak, lalu saling tatap)

JS : ”kaaaaaan musim dingin giniiii enaknya duduk di balik kotatsu sambil makan Oden...”

YC : (pasrah sambil mengeluarkan dompetnya, lalu mengecek kartu kreditnya) ”choa...”

JJ : (menghampiri YC, lalu berbisik) ”jadi...hanya JunSu dan ChangMin yang kau traktir?”

YH : (ikut berbisik) ”oooo...jadi begitu...” (melirik YC sinis)

YC : (menatap YH dan JJ lemas) ”hhhhh...choa...kalian pilih yang kalian suka...”

YH+JJ : (tersenyum lebar lalu toss kompak, dan melesat mencari barang-barang yang mereka inginkan)

YC : (membentur-benturkan kepalanya pelan ke tembok) ”siaaaal”

CM : (menepuk pundak YC) ”sabar ya, hyung...mereka memang seperti itu...” (ngeloyor pergi tanpa berdosa)

YC : (melotot kesal) ”memangnya karena siapa aku jadi bangkrut gini, Ha?!”

*Flash Back End*

YC : (tersenyum menatap photo sticker Bintang milik CM yang dia temukan didalam agenda lamanya) ”hhh...andai aku bisa membeli kalian untuk tetap bersama ku...” (memasukan photo itu kedalam agenda barunya)

JJ : (berdendang lagu yang akan mereka bawakan nanti) ”hya...kau sudah berkemas?” (menenteng tas dan passportnya)

YC : (menatap JJ, lalu mengangguk) ”hem...” (memakai sun glasses dan topinya)

JJ+YC : (berjalan menuju lift)

JJ : (didalam lift, memakai kacamata dan maskernya) ”dulu...dia selalu memaksaku untuk memakai ini...hahaha...” (tertawa hampa)

YC : (hanya menoleh sebentar, dia tidak pernah bisa tahan bila JJ atau siapapun mengungkit kenangan-kenangan mereka berlima)

***

JS : (melambaikan tangannya dari dalam Van hitam) ”hya!! Palli~!!”

JJ : (membalas lambaian JS) ”ha....” (berlari kecil menuju Van)

YC : (menatap lurus sahabat-sahabatnya dari balik kacamata hitamnya yang dia pakai untuk menyembunyikan matanya yang sering berkaca-kaca)

***
Sementara itu di tempat terpisah

CM : (bengong melihat lembar sticker lama yang terjatuh saat dia sedang membereskan lemari lamanya) ”a...” (mengambil sticker itu, menatapnya lama)

YH : (berjalan didepan kamar CM, balik lagi lalu melongokkan kepalanya saat dia lihat CM terpaku memperhatikan sesuatu ditangannya) ”ChangMin~a...gwanchana?” (masuk kekamar CM)

CM : (menoleh cepat) ”aaa...haha...anni~i...hehe...waegure hyung?” (menyembunyikan sticker tadi dibalik badannya)

YH : (menatap CM dalam, penasaran, mendekat lalu menarik lengan CM yang disembunyikan oleh pemiliknya dibalik tubuhnya)

CM : (cemas, pasrah menunjukan sticker lama yang dia terima dari YC)

YH : (menatap sticker itu lalu menatap CM dalam, dia tahu dongsaeng didepannya ini selalu berpura-pura kuat didepan siapa saja)

CM : (menarik tangannya dari genggaman YH lalu berbalik cepat sambil tertawa dipaksakan seperti biasanya) ”haaahahaha...ini kan udah lama...sebaiknya kubuang bersama barang-barang usang ini....” (meletakan sticker tadi di dalam kardus barang-barang tua yang akan dibuangnya)

YH : (hanya menatap CM cemas)

CM : (berjalan cepat keluar kamarnya sambil menenteng mengangkut kardus)

***
JS : ”YooChun~a....katanya kau mengubah lirik lagu itu, yaaaa?” (buru-buru masuk keruang ganti)

YC : (menatap JS) ”anni...hehehe....Cuma sedikit aja koook...”

JS : ”odie??? Aku lihat....”

YC : ”tuh sama hyung nim...” (menunjuk manajernya)

JS : (melotot saat membaca judul lagu itu) ”W???to friend?” (memeriksa liriknya) “hya…ini ga ada yang berubah……”

YC : ”kataku kan sedikit...” (tersenyum lalu keluar ruangan)

JJ : (masuk) ”hya...odieka?” (menyetop YC)

YC : ”toilet...”

JS : (duduk sambil mengernyitkan dahinya) ”dia itu....mana yang dirubah, siiiy?”

JJ : (duduk disamping JS, melirik kertas yang dipegang JS) ”ini...ini yang dia tambahkan...” (menunjuk kertas itu)

JS : ”To Friends???” (bingung)

JJ : (mengangguk) ”kau tau, kan dia menulis lagu ini untuk siapa?”

JS : (menatap JJ bingung) ”hmmmm...YunHo? ChangMin?”

JJ : (mengangguk, mengambil kertas itu dari tangan JS, menatapnya lama) ”kuharap lagu ini sampai kemereka...” (matanya memerah hampir menangis)

JS : (terdiam hanya menunduk)

***
Ditempat yang terpisah samudra

YH : (melatih gerakannya diruang latihan bersama ChangMin dan yang lainnya)

CM : (mendengarkan iPod nya sambil mengikuti gerakan YunHo)

Manager : ”ya....cukup untuk hari ini, kalian boleh istirahat...”

All : (menghela napas lega)

DongHae : (menenteng laptonya, berjalan dibelakang YunHo lalu menepuk pundak sahabatnya itu sambil berbisik) ”aku ingin menunjukkan sesuatu padamu...tapi rahasiakan ini, ya...”

YH : (menoleh cepat lalu mengikuti DongHae)

DH : (berjalan di depan YH) ”ajak ChangMin juga...kurasa dia juga perlu tahu...”

YH : (berhenti, mencari sosok CM yang sedang duduk dipojok ruangan sambil asik dengan lagu di ipod nya, menghampiri CM dan berbisik) ”ada rahasia untuk kita, Kajja..”

CM : (membuka headsetnya, menyimak kata-kata YH lalu mengangguk tanda mengerti dan berjalan mengikuti YH dan DH)

Ditaman belakang gedung itu, tidak begitu ramai dan tidak terlalu terang

CM : (mengambil jus kaleng dari mesin otomatis, lalu duduk di sebelah DH)

YH : (menatap layar laptop DH penasaran) ”rahasia apa, siy?”

DH : (berbisik, sambil melihat sekelilingnya memeriksa apakah ada oranglain selain mereka atau tidak) ”aku...dan EunHyuk waktu itu tidak sengaja, membobol situs Management kalian di Jepang Itu *dilarang menyebutkan nm prushannya* ”

YH+CM : (melotot kompak kearah DH yg duduk diantara mereka)

YH : ”lalu?”

DH : ”yaaa...dari situ kita bisa menyaksikan apa yang sedang ’live on’...hehehe, seperti...konser mereka...” (meng-klik tombol play lalu mempersilahkan YH dan CM menonton laptopnya)

YH+CM : (matanya membesar melihat tiga sahabat terbaik mereka sedang berada diatas panggung menyanyikan sebuah lagu, tapi hampir selesai)

DH : (memperhatikan YH dan CM, dia tahu sekali bagaimana hancurnya perasaan dipisahkan dari sahabat yang sudah seperti saudara sendiri)

CM : (membesarkan volume video itu saat tiga sahabatnya itu mengatakan sesuatu dipanggung)

JJ : (dari video) ”lagu ini adalah perasaan kami yang sesungguhnya...” (terlihat sangat berusaha menahan tangisnya, suaranya mengecil) ”kuharap...kalian bisa mendengarnya...”

YC : (dari video) ”ini kami persembahkan untuk kalian...sahabat terbaik kami...” (tersenyum dipaksakan)

JS : ”dimanapun kalian...aku yakin...kalian pasti mendengarnya...”

CM : (menunduk, wajahnya terasa panas, airmata siap mengalir)

YH : (terpaku menatap dan mendengar ucapan ketiga jiwanya)

DH : (membuang muka menyembunyikan tetesan air yang sudah membasahi ujung matanya)

Dari laptop itupun terdengar lagu yang seluruh liriknya sangat menyayat hati, lagu itu benar-benar berisi pesan yang sangat dalam dari sahabat yang merindukan belahan jiwanya.

YH : (menunduk, mengusap matanya yang sudah basah)

CM : (bangkit dari kursinya, berjalan cepat, lalu melemparkan kaleng jusnya ke dinding taman dengan luapan emosi, teriak, air matanya sudah tidak bisa dia bendung, dadanya terasa sangat sesak)

DH : (menepuk pundak YH, menatap CM prihatin, airmatanya pun ikut mengalir)

YH : (menatap layar laptop itu kembali saat terdengar teriakan penonton dan suara merdu JJ berhenti, airmatanya semakin deras saat dia melihat salah satu sahabat terbaiknya didalam video itu menunduk, tidak melanjutkan nyanyiannya dan menyeka airmatanya) ”Hyung...hiks...gamsahamnida...hiks...” (suaranya sangat pelan dan hampir berbisik)

CM : (berjongkok menyandarkan tubuhnya didinding taman, tangisnya sudah berbaur dengan langit petang yang semakin redup, matanya memandang langit dan beberapa bintang yang sudah mulai menampakkan dirinya)

***
Konser pun Selesai, konser penuh airmata, dimana pertama kali mereka melakukan pertunjukan besar tanpa sang ketua dan adik termuda mereka.

JJ : (menutup wajahnya dengan handuk yang diberikan asisten nya tanpa bicara apa-apa dia langsung merebahkan dirinya disofa)

YC : (berdiri menatap keluar jendela, bukan melihat kearah keramaian tapi langit, berbisik pada dirinya sendiri) ”darimanapun...langit akan terlihat sama...karena yang kita lihat adalah sama...disana kalian pasti juga melihat langit ini, kan?”

JS : (menatap layar HP nya, terpaku pada satu gambar) ”bogoshippo”

Malam itu adalah malam yang sangat berat bagi mereka.

***
CM : (bergegas membuka kotak didalam lemarinya) ”ah...” (berjalan kemeja kerjanya, menggunting kertas, menggambar sesuatu, menulis dan menempelkan sesuatu yang dia yakin seseorang yang dia rindukan sangat mengenal benda itu)

YH : (mengintip dari balik pintu kamar CM yang sedikit terbuka) ”boleh aku masuk?”

CM : (tersentak, lalu mengangguk) ”masuklah hyung...”

YH : (menatap sesuatu yang sedang dihias CM) ”apa itu?”

CM : (tersenyum) ”ucapan terimakasihku...dan...ini adalah balasan pesan mereka...bahwa aku...juga akan menjaga posisi mereka dihatiku...kita akan terus bersama, kan Hyung?”

YH : (mengangguk, memeluk CM, dia tidak tahan menatap adik termudanya itu, tenggorokannya tercekat, sangat sakit)

***
Keesokannya diruang rias

Manager : ”lihat...hadiah dan kartu ucapan yang kalian terima banyak sekali...”

JJ : (tersenyum melihat barang-barang itu) ”Cassiopeia...hmmm...”

JS : (mengambil satu bingkai photo) ”TVXQ...” (menatapnya lama)

Manager : (membereskan ribuan kartu ucapan) ”aku akan menyimpannya dikarung...saat kalian senggang kalian bisa membacanya...ok...”

YC : (menghentikan tangan managernya) ”chamkanmanyo, hyung..” (mengambil kertas hitam, ditempeli photo mereka berlima di...dan dihiasi sticker bintang yang sangat dia kenal) ”Harajuku...2006”

JS+JJ : (menoleh cepat)

Manager: (menatap YC bingung)

YC : (bergegas mencari agendanya, membukanya dan mengambil selembar photo dan menyocokkannya dengan sticker yang tertempel membentuk formasi cassiopeia) ”hhhh...kau mendengar lagu kami...hahaha....kau mendngar pesan ku....gamsahamnida...hiks...hiks...” (YC tersenyum lebar, pancaran bahagia terlihat jelas, tapi airmata dipipinya mengalir sangat deras)

JJ+JS : (mengambil kertas tadi dari tangan YC) ”maksud mu.....?”

YC : (menatap JJ dan JS bahagia) ”mereka mendengar kita....”

JS : ”Photo ini...hiks...hikss...”

JJ : ”duduk didalam kotatsu sambil makan oden...”

JS : ”kukira photo ini tidak ada...karena...hiks...hehe...” (tertawa berdosa pada YC)

JJ : ”kau menjatuhkannya dari jendela lantai tiga! Hahaha...” (menjitak JS)

YC : ”walau kamera itu hancur...tapi memori didalamnya tidak hilang bahkan tidak rusak sama sekali...”

JS+JJ : (mengangguk sambil tersenyum bahagia) ”hem...yokatta...!!”

Manager : (menatap 3 orang itu bingung, tapi entah kenapa sudutmata nya membasah)

***
CM : (menatap langit dan bintang dari beranda apartemennya) ”langit....tetaplah langit....darimanapun kau memandang....”

YH : (menenggak air mineral botolnya) ”lihat!!!” (memfokuskan teropongnya)


CM : (penasaran) ”apaan Hyung?”

YH : ”W dilangit!!!” (memberikan teropong itu pada ChangMin)

CM : ”pepoyo...haaa...Cassiopeia...”

YH : ”keren, kan?!...hahaha...mereka melihatnya atau tidak, ya?”

CM : (memberikan teropong itu kembali) ”mereka pasti melihatnya....dan....semoga saja mereka tidak membuang Cassiopeia yang kubuat....hahaha”

***
JJ+YC+JS : (berbaring dirumput taman yang sangat sepi dan gelap, mereka memandang langit yang sangat indah malam itu)

YC : (mengangkat ’Cassiopeia’ dari CM) ”lihat...mereka tetap indah dilangit....hahaha...”

JS : (melotot) ”AAAH!!! Hyung, lihat!!” (menunjuk ke langit)

JJ+YC : ”Cassiopeia!”

JS : ”Hooo...indaaaaah!!!”

JJ : ”sangat indah...semoga mereka juga melihatnya...”

YC : ”darimanapun kau melihatnya....tetap akan terlihat sama...walau dari tempat berbeda dan terpisah....tapi satu yang terlihat oleh kita...”


JJ+JS : ”Cassiopeia”

YC : (tersenyum)

The End~

Yup oppa~!!
walau kalian terpisah-pisah....tapi kami tetap SATU untuk kalian....kami tetap CASSIOPEIA yang akan selalu ada untuk kalian ber5!!! dimanapun kalian cinta kami akan terus menyertai mu oppa!!AKTF!!

oiaaa...buat Shinjiroh Inoue-sama....gomenasai~...hontoni gomenasai...*deep bow*...d sini aq buat seolah2 YC laaah sang penulis lirik W...ha~...jeongmal mianhaeyo Inoue ssi^^v
 

Template Copy by Blogger Templates | BERITA'KU |MASTER SEO |FREE BLOG TEMPLATES